PHP 3#: Variabel dan Konstanta

1 min read

Variabel dan Konstanta

Haiii… sobat cyber, di seri belajar yang ketiga ini saya akan membahas tentang variabel dan konstanta dalam bahasa pemrograman PHP. Artikel ini juga akan menjelaskan kaidah-kaidah penulisannya.

Baik sobat cyber Variabel adalah suatu lokasi penyimpanan di dalam memori komputer yang berisi data atau informasi yang mana nilainya telah diketahui ataupun belum diketahui. Kemudian Konstanta adalah lokasi penyimpanan di dalam memori komputer yang berisi data atau informasi yang nilainya bersifat tetap.

Variabel

Aturan Penulisan :

  • Penulisan variabel harus diawali dengan menggunakan tanda dolar ($).
  • Setelah tanda ($) tidak boleh diikuti dengan angka, hanya bisa diikuti dengan huruf atau garis bawah.
  • Pendeklarasian variabel bersifat Case Sensitive, yaitu huruf besar dan huruf kecil sangat berpengaruh saat penulisan dan pemanggilan variabel.

Sebagai contoh lihat gambar dibawah.

menuliskan variabel di bahasa php untuk seri variabel dan konstanta

Output :

Output penulisan variabel

Penjelasan :

  • Line 1&8 : Tag pembuka dan tag penutup PHP.
  • Line 2 : Pendeklarasian variabel $nama dengan semua huruf kecil semua.
  • Line 3 : Pendeklarasian variabel $_Website dengan diawali garis bawah setelah dolar dan dilanjutkan dengan huruf kapital.
  • Line 5 : Pemanggilan variabel $nama, penulisan nama variabel harus sama dengan saat pendeklarasian variabel.
  • Line 6 : Menambahkan <br> untuk baris baru.
  • Line 7 : Pemanggilan variabel $_Website, penulisan nama variabel harus sama dengan saat pendeklarasian variabel yaitu ada garis bawah dan ada huruf kapital.

Konstanta

Dalam bahasa pemrograman PHP untuk mendefinisikan konstanta ada 2 cara yaitu dengan menggunakan keyword const dan menggunakan fungsi define.

Aturan Penulisan :

  • Penulisan konstanta harus diawali dengan keyword const atau fungsi define.
  • Sama dengan variabel, konstanta juga bersifat case sensitive.
  • Penulisan const : const name = value;.
  • penulisan define : define (name, value);.

Catatan : Keyword const hanya bisa digunakan dalam lingkungan PHP, artinya kita tidak bisa menggunakan const di dalam loop, function, atau kondisi percabangan.

Sebagai contoh lihat gambar di bawah.

penulisan konstanta di bahasa PHP untuk seri variabel dan konstanta

Output :

Output konstanta

Penjelasan :

  • Line 1&8 : Tag pembuka dan tag penutup PHP.
  • Line 2 : Pendeklarasian konstanta dengan keyword const, dan nilainya adalah Indonesia dalam bentuk string.
  • Line 3 : Pendeklarasian konstanta dengan dengan fungsi define, dimana name-nya posisi dan nilai/value-nya adalah letaknya di asia tenggara.
  • line 5&7 : Pemanggilan konstanta dengan fungsi echo.

Baik sobat cyber itulah bagaimana kita menuliskan variabel dan konstanta dalam bahasa pemrograman PHP. Silahkan dipelajari, dan kita akan belajar pemrograman PHP di artikel-artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: